Pekan lalu IHSG bergerak fluktuatif. Naik turunnya indeks bermuara pada gejolak pada sektor keuangan di Eropa. Namun, kenaikan peringkat Indonesia menjadi layak investasi oleh Fitch langsung mendongkrak performa indeks pada Jumat (16/12/2011). IHSG ditutup menguat hingga 66,814 poin (1,81 persen) ke level 3768,354.
Lain di Indonesia lain pula kondisi di Eropa. Akhir pekan lalu, bursa global kembali lesu dihantam sentimen negatif dari sektor keuangan. Sebanyak tujuh bank yang diturunkan peringkatnya oleh lembaga pemeringkat Moodys dan Fitch. Ini menambah kondisi yang mirip oleh pemeringkat Standard & Poors. Fitch Ratings juga menurunkan outlook peringkat utang Perancis.
Pada perdagangan Jumat pekan lalu, indeks Dow Jones melemah 2,42 poin (0,02 persen) ke level 11.866,39. Indeks S&P 500 naik 3,91 poin (0,32 persen) ke level 1.219,66, dan indeks Nasdaq naik 14,32 poin (0,56 persen) ke level 2.555,33.
Sentimen negatif juga datang dari bursa regional pagi ini. Indeks Nikkei 225 turun 0,89 persen dan Kospi anjlok 2,01 persen.
Secara teknikal, menurut riset eTrading Securities, Jumat lalu IHSG berhasil menguat dengan Candlestick membentuk pola Marubozu didukung dengan volume di atas rata-rata 20 harinya mengindikasikan besarnya kekuatan beli. Dilihat dari pergerakan indikator, RSI kembali bergerak uptrend dengan stochastic dan MACD mulai menunjukkan tanda reversal.
Pada perdagangan hari ini diperkirakan IHSG akan bergerak pada range 3643-3748.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar